Rabu, 11 Mei 2011

Apa yang ada di pikiran anda, bila mendengar “Cuci otak”??

Eits jangan keburuh berpikiran negatif, ternyata cuci cotak pun punya nilai positif. Tentunya bila digunakan untuk hal-hal yang berguna sebagai berikut:
Cuci otak merupakan bentuk pengaruh sosial yang menggabungkan semua pendekatan. Tujuannya, mengubah cara berpikir seseorang tanpa persetujuan orang tersebut. Lebih banyak malah sering bertentangan dengan kehendaknya. Meski demikian, ternyata brainwash juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal bersifat positif.

Salah satunya ialah dalam bidang militer. Mengapa?? Karena cuci otak tersebut bisa “dipergunakan” untuk menjadi salah satu sarana untuk tentara-tentara yang ragu untuk berperang, biasanya di bantu untuk menjadi lebih berani berperang. Hal ini pernah dilakukan Hitler di jerman pada masa kepemimpinannya. Setelah perang pun, cuci otak bisa digunakan untuk membantu menghapus kenangan-kenangan buruk para prajurit ketika sedang dimedan perang. Dengan begitu, para tentara perang bisa hidup dengan tenang tanpa di hantui rasa bersalah atau kegelisahan.

Manfaat lain dari cuci otak adalah membantu menyembuhkan para pecandu obat-obatan atau narkoba. Untuk menyembuhkan pecandu narkoba tidaklah mudah. Karena itu, metode cuci otak merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk membantu menyembuhkan pecandu narkoba/obat-obatan terlarang.

Selain itu, cuci otak juga bisa dimanfaatkan untuk memupuk rasa nasionalisme yang tinggi. Pendidikan yang berkaitan dengan identitas kebangsaan pada hakikatnya merupakan pencucian otak yang bersifat positif. Namun, banyak yang belum menyadarinya. Dengan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, maka seseorang akan rela berkorban demi negaranya. Misal ketika perang, maka akan banyak warga negara yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, akan bersatu dan membantu negaranya. Pencucian otak pun bisa dilakukan untuk memotivasi karyawan, sehingga kinerja karyawan bisa meningkat dan mencapai hasil yang lebih baik.

Menurut dosen fakultas psikologi: kegiatan cuci otak ini bukan merupakan hal klenik. Justru bersifat ilmiah karena telah dibuktikan melalui eksperimen. Cara atau metode yang digunakan pun bisa berbeda-beda, tidak hanya menggunakan kekerasan fisik. Namun bisa juga menggunakan hipnotis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

nama:
opini/pendapat: